Mediaex Manado – Patroli Skala Besar TNI-Polri dan Pemkot Manado Jaga Kondusifitas Kamtibmas di Kota Manado Suasana malam akhir pekan di Kota Manado terlihat berbeda. Puluhan kendaraan taktis, motor patroli, hingga mobil dinas berjejer rapi sebelum akhirnya berkeliling menyusuri jalan-jalan utama. Itu adalah bagian dari patroli skala besar yang digelar oleh TNI, Polri, dan Pemerintah Kota Manado sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas instansi demi memastikan ibu kota Sulawesi Utara tetap kondusif, sekaligus memberikan rasa aman kepada warga di tengah dinamika sosial yang kian kompleks.
Baca Juga:TNI dan Ferry Irwandi Sama-sama Ungkap Isi Komunikasi: Fakta, Klarifikasi, dan Dinamika yang Terkuak
Sinergi Tiga Pilar
Patroli skala besar dipimpin langsung oleh jajaran Polresta Manado, Kodim 1309/Manado, serta Satpol PP Pemkot Manado. Ratusan personel gabungan dikerahkan untuk menyisir berbagai titik rawan gangguan kamtibmas, mulai dari pusat kota, kawasan kuliner, perumahan padat penduduk, hingga jalur-jalur perbatasan.
“Patroli ini adalah langkah nyata TNI-Polri bersama pemerintah daerah untuk menunjukkan kehadiran negara dalam menjaga masyarakat. Kami ingin warga merasa aman saat beraktivitas, baik siang maupun malam,” tegas Kapolresta Manado.
Fokus Pengamanan di Titik Rawan
Ada beberapa titik yang menjadi perhatian khusus dalam patroli kali ini, antara lain:
-
Boulevard Manado yang dikenal sebagai kawasan hiburan dan kuliner,
-
Pasar tradisional yang rawan tindak kriminalitas,
-
Wilayah perbatasan Manado–Minahasa Utara sebagai jalur keluar-masuk kota,
-
serta beberapa titik yang kerap menjadi lokasi balap liar dan kerumunan remaja.
Petugas tidak hanya berpatroli, tetapi juga melakukan dialog interaktif dengan masyarakat. Warga yang masih beraktivitas di malam hari diberi imbauan untuk menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor jika ada hal mencurigakan.
Pemkot Manado Turut Terlibat
Wali Kota Manado menegaskan bahwa keterlibatan pemerintah daerah dalam patroli ini adalah bentuk tanggung jawab untuk menjaga ketertiban publik.
“Manado adalah kota toleran, kota pariwisata, dan kota perdagangan. Keamanan adalah kunci agar semua bisa berjalan baik. Karena itu Pemkot mendukung penuh kegiatan patroli ini,” ujarnya.
Pesan Humanis kepada Warga
Aparat terlihat menyapa warga, membaur dengan komunitas anak muda yang nongkrong di kafe, hingga membantu mengurai kemacetan lalu lintas.
Justru kami hadir untuk melindungi dan memberi rasa aman,” kata Dandim 1309/Manado.
Apresiasi dari Masyarakat
Sejumlah warga mengaku tenang dengan adanya patroli gabungan ini. “Kalau ada polisi dan tentara keliling, kami jadi merasa lebih aman. Apalagi belakangan ini sering ada kasus pencurian motor,” ungkap Rian (28), warga Kecamatan Tuminting.
Pelaku usaha di kawasan Boulevard juga menyebut kehadiran aparat membuat pengunjung lebih nyaman. “Kalau suasana aman, orang lebih betah datang belanja atau makan di sini,” kata seorang pedagang.
Penutup
Patroli skala besar TNI-Polri bersama Pemkot Manado menjadi bukti nyata sinergi tiga pilar keamanan di daerah. Tidak hanya untuk mencegah tindak kriminal, kegiatan ini juga memperkuat rasa kebersamaan antara aparat dan masyarakat.






