Mediaex Manado – Pemkab Minut Salurkan Rp575 Juta Dana Hibah, Joune Ganda Tekankan Dukungan Penuh untuk Rumah Ibadah Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kerukunan dan mendukung kehidupan beragama. Tahun ini, melalui program hibah daerah, Pemkab menyalurkan dana sebesar Rp575 juta untuk membantu rumah-rumah ibadah di wilayah Minut.
Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada umat beragama. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik seperti jalan, jembatan, atau fasilitas publik lainnya, tetapi juga harus menyentuh aspek spiritual dan sosial masyarakat.
“Rumah ibadah adalah pusat pembinaan iman, tempat masyarakat mendapatkan ketenangan batin sekaligus wadah mempererat persaudaraan. Karena itu, pemerintah hadir untuk memastikan rumah ibadah tetap terawat dan bisa berfungsi optimal bagi umat,” ujar Joune dalam sambutannya.
Pemkab Minut Rumah Ibadah sebagai Pusat Kebersamaan
Dalam pandangan Joune, rumah ibadah tidak hanya sekadar tempat berdoa, melainkan juga simbol kebersamaan dan titik temu masyarakat yang majemuk. Ia menilai, di tengah keberagaman Minahasa Utara, keberadaan rumah ibadah menjadi benteng kerukunan yang harus terus dijaga.
“Kerukunan antarumat beragama adalah aset utama Minut. Dukungan untuk rumah ibadah pada dasarnya adalah dukungan untuk menjaga harmoni sosial dan membangun masa depan yang lebih baik,” jelasnya.
Dana Hibah untuk Berbagai Kebutuhan
Apresiasi dari Tokoh Agama
Sejumlah perwakilan rumah ibadah yang hadir menyampaikan apresiasi atas langkah Pemkab Minut. Mereka menilai perhatian pemerintah ini sangat membantu, terutama bagi rumah ibadah yang selama ini memiliki keterbatasan dana untuk perawatan maupun pembangunan.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Selain meringankan beban biaya, juga menjadi penguat semangat bahwa pemerintah hadir bersama umat,” ungkap salah satu tokoh agama setempat.
Komitmen Jangka Panjang
Melalui penyaluran hibah ini, Pemkab Minut menegaskan komitmen jangka panjangnya dalam mendukung kehidupan beragama yang sehat dan harmonis.
“Minahasa Utara tidak hanya harus maju dalam pembangunan infrastruktur, tapi juga dalam kualitas iman, moral, dan kerukunan masyarakatnya. Itulah tujuan utama dari program ini,” tutup Joune.
Dengan langkah tersebut, Pemkab Minut semakin memperkuat posisinya sebagai pemerintahan yang peduli terhadap semua lapisan masyarakat.





