Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar rapat Paripurna DPRD Sulut dalam rangka mendengarkan pidato Presiden Prabowo Subianto yang dipandu langsung oleh Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen.
Dalam rapat paripurna Fransiscus mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan pelayanan publik bagi seluruh masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah kepulauan.
“Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah terealisasinya harapan masyarakat pulau gangga dan pulau talise untuk mendapatkan pelayanan listrik selama 24 jam penuh,” ucap Fransiscus Jumat, (15/8/2025) dalam rapat paripurna DPRD Sulut.
“Kini, pulau gangga dan talise terang benderang, menandai babak baru kehidupan masyarakatnya,” sambung Fransiscus.
Ketua DPRD melanjutkan, keberhasilan tersebut bukan hanya menjawab kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi peningkatan serta kualitas hidup, pertumbuhan ekonomi lokal, perkembangan sektor pariwisata di kedua pulau tersebut.
“Masyarakat yang sebelumnya harus beradaptasi dengan keterbatasan waktu penggunaan listrik, kini dapat menikmati penerangan, aktivitas pendidikan, usaha rumahan, dan layanan publik lainnya tanpa hambatan waktu,” terang Fransiscus.
Ia juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pencapaian tersebut kepada Gubernur Sulut Yulius Selvanus yang telah mendengar aspirasi rakyat dan mewujudkannya melalui kebijakan nyata dan kerja sama lintas sektor.
Tak hanya itu, Fransiscus juga mengatakan, bahwa dalam perjalanan bangsa, persatuan adalah fondasi yang tidak tergantikan.
“Bersatu, berdaulat bukan sekadar kata, tetapi tekad bersama untuk menjaga kedaulatan negara dari segala tantangan, baik dari luar maupun dari dalam. Persatuan kekuatan memastikan dan mempertahankan kemerdekaan memberikan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat,” jelas Fransiscus.
Baca Juga : Pelindo Manado Sambut HUT ke-80 Republik Indonesia dengan Rangkaian Kegiatan Seru di Pelabuhan

“Dengan kedaulatan yang terjaga, langkah selanjutnya adalah mewujudkan rakyat sejahtera,” tambahnya.
Menurut Fransiscus, sejahtera bukan hanya berarti terpenuhinya kebutuhan hidup, tetapi juga adanya kesempatan yang setara bagi setiap warga negara untuk tumbuh, berkembang, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
“Rakyat yang sejahtera adalah rakyat yang sehat, cerdas, dan produktif,” tutur Fransiscus.
Semua itu bermuara pada cita-cita besar, indonesia maju, sebuah negeri yang berdaya saing, dihormati di dunia internasional, dan mampu menjadi teladan dalam pembangunan yang berkelanjutan.
Indonesia yang maju adalah indonesia yang tidak meninggalkan siapa pun di belakang, tetapi mengajak seluruh rakyatnya bergerak bersama menuju masa depan yang gemilang.
“Karena itu, marilah kita kokohkan persatuan, teguhkan kedaulatan, perjuangkan kesejahteraan rakyat, dan bersama- sama mengantarkan indonesia menuju kemajuan,” terangnya lagi.
“Dirgahayu republik indonesia! bersatu berdaulat rakyat sejahtera indonesia maju. Merdeka!,” serunya.
Diakhir rapat paripurna, Fransiscus tak lupa mengingatkan bahwa pada pukul 15.00 WITA akan dilaksanakan rapat paripurna dprd provinsi sulawesi utara dalam rangka mendengarkan pidato presiden republik indonesia dalam rangka penyampaian pengantar/keterangan pemerintah atas ruu tentang APBN tahun anggaran 2026 beserta nota keuangan dan dokumen pendukungnya.





